STUDI POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SAMPAH (PLTSa) PADA TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) MAKBON KOTA SORONG

Main Article Content

Serli Liling Allo
Herry Widjasena

Abstract

TPA mengemisikan Landfill Gas (LFG) yang mengandung paling banyak metana dan karbondioksida. Metana memiliki efek pemanasan beberapa kali lebih kuat dalam menyebabkan pemanasan bumi dibandingkan dengan CO2. Oleh karena itu pemanfaatan metana TPA sebagai bahan bakar pembangkit listrik telah menjadi target negara-negara berkembang untuk mengurangi green house gas emissions (GHGs). Sebelum membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di sebuah TPA dibutuhkan serangkaian studi untuk menentukan apakah PLTSa layak dibangun di TPA tersebut, salah satunya adalah mengetahui jumlah LFG dari TPA untuk menghitung potensi energi listrik yang dapat dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jumlah LFG yang dihasilkan oleh TPA Makbon Kota Sorong dan selanjutnya menghitung  potensi PLTSa berdasarkan kandungan metana dalam LFG. Tahapan penelitian dimulai dari pengumpulan data kuantitatif berupa jumlah ton sampah yang masuk ke TPA setiap tahun, ukuran TPA, dan jumlah penduduk. Untuk estimasi LFG digunakan LandGEM-v302 yang diunduh dari website US EPA. Sedangkan untuk estimasi potensi energi listrik digunakan rumus. Dari hasil penelitian, TPA Makbon Kota Sorong model sanitary landfill menghasilkan emisi maksimal metana sebesar 7,321 x 105 m3 pada tahun 2035 jika  diasumsikan tahun 2020  mulai menerima sampah. Berdasarkan hasil penghitungan dengan menggunakan rumus diperoleh potensi energi listrik maksimal yang dihasilkan 1,685 x 106 kWh.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Allo, S., & Widjasena, H. (2019). STUDI POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SAMPAH (PLTSa) PADA TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) MAKBON KOTA SORONG. Electro Luceat, 5(2), 14-24. https://doi.org/10.32531/jelekn.v5i2.150
Section
Articles
Author Biographies

Serli Liling Allo, Politeknik Katolik Saint Paul

Jurusan Teknik Elektro

Herry Widjasena, Politeknik Katolik Saint Paul - Poltek St. Paul

Dosen Peneliti Departemen Teknik Elektro Poltekstpaul

References

[1] Couth, R. C., Trois, S., Vaughan, J. 2011. Modelling of green houses gas emissions from municipal solid waste disposal in Africa. International Journal of Greenhouse Gas Control. 5, 1443-1453.
[2] Amini, A., Nematollahi, H., Banestani, N.M. 2017. Estimation and Modelling of Biogas Production in Rural Small Landfills (Case Study:Chaharmahaal and Bakhtiari and Yazd Rural Areas). Environmental Energy and Economic Research. 1 : 4, 383-392.
[3] Kalantarifard, A., Yang, G. S. 2012. Estimation of Methane Production by LANDGEM Simulation Model From Tanjung Langsat Municipal Solid Waste Landfill, Malaysia. International Journal of Science and Technology. 1 : 9, 481-487
[4] Destilia, A. , Pertiwi, M. B., Bahrin, D. 2012. Pengaruh Jenis Sampah, Komposisi Masukan dan Waktu Tinggal Terhadap Komposisi Biogas Dari Sampah Organik . Jurnal Teknik Kimia 18 : 1, 19
[5] Alan Nazlie Haq. 2012. Studi Potensi Pembangkit Listrik Listrik Tenaga Sampah di Kota Banjarmasin.
[6] Rodrigue, K. A., et all. 2018. Estimation of Methane Emission from Kossihouen Sanitary Landfill and Its Electricity Generation Potential. Journal of Power and Energy Engineering. 6, 22-31
[7] US EPA. 2005. Landfill Gas Emissions Model (LandGEM) Version 3.02 User’s Guide. [Online] Tersedia di http://www.epa.gov/ttncatc1/dir1/landgem-v302-guide.pdf [diakses pada 1 Mei 2019
[8] Falzon, J. 1997. Landfill Gas: An Australian Perspective. Sixth International Landfill Symposium. Sardinia, Italy. 2, pp 487-496
[9] Ayodele, T.R., Ogunjuyigbe, A.S.O. and Alao, M.A. 2017. Life Cycle Assessment of Waste-to-Energy (WtE) Technologies for Electricity Generation Using Municipal Solid Waste in Nigeria. Applied Energy, 201, 200-218.
[10] https://www.rumusstatistik.com/2013/09/laju-pertumbuhan-penduduk-geometrik.html [diakses pada 10 Juni 2019]
Abstract viewed = 41 times
PDF downloaded = 8 times