PENGARUH JUMLAH KATALISATOR PADA HYDROCARBON CRACK SYSTEM (HCS) DAN JENIS BUSI TERHADAP DAYA MESIN SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA X 125

Main Article Content

VINA N VAN HARLING
http://orcid.org/0000-0002-2533-0351

Abstract

Penelitian ini dilakakukan untuk (1) Menyelidiki pengaruh jumlah katalisator pada Hydrocarbon Crack System terhadap daya mesin sepeda motor supra x 125. (2) menyelidiki pengaruh Variasi jenis busi terhadap daya mesin sepeda motor supra x 125. (3) Menyelidiki interaksi pengaruh jumlah katalisator pada Hydrocarbon Crack System dan Variasi jenis busi terhadap daya mesin sepeda motor supra x 125. Hasil yang diperoleh ternyata : (1) Ada pengaruh sinifikan jumlah katalisator Hydrocarbon Crack System terhadap daya mesin sepeda motor supra x 125. Dimana pemasangan dua buah katalis Hydrocarbon Crack System menghasilkan daya yang paling besar dengan rerata daya sebesar 4,58 kW, disusul selanjutnya pemasangan satu buah katalis Hydrocarbon Crack System dengan rerata 4,47 kW. Dan yang terakhir tanpa pemasangan Hydrocarbon Crack System dengan rerata 4,31 kW. (2) Pengaruh Variasi jenis Busi terhadap Daya mesin Sepeda motor supra x 125. Hal ini dapat ditunjukan pada hasil uji data, dimana pemakain busi platinum menghasilkan daya lebih besar dengan rerata 4,50 kW dibandingkan dengan pemakaian busi stndart dengan rerata 4,45 kW. (3) Interaksi pengaruh antara penggunaan jumlah katalisator pada Hydrocarbon Crack System dan Variasi jenis busi terhadap daya mesin dimana pemakaian dua buah katalisator dengan variasi jenis busi platinum dapa menghasilkan daya yang besar dengan rerata 4,63 kW.

Article Details

How to Cite
VAN HARLING, V. (2018). PENGARUH JUMLAH KATALISATOR PADA HYDROCARBON CRACK SYSTEM (HCS) DAN JENIS BUSI TERHADAP DAYA MESIN SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA X 125. Jurnal Voering, 3(1), 5-18. https://doi.org/10.32531/jvoe.v3i1.75
Section
Articles
Author Biography

VINA N VAN HARLING, Politeknik Katolik Saint Paul - Poltek St. Paul

Ilmu Kimia Terapan Program Studi Teknik Mesin Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

References

Ajie R.B. 2015. Pengaruh Perbedaan Waktu Paparan Asap Pembakaran Bahan Organik Terhadap Gambaran Histopatologi Trakea Tikus Putih (Rattus Novergicus) Jantan Galur Sprague dawley. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Bandar Lampung

Anonim. 2010. Modul praktikum pembakaran. Bandung: Institut Teknologi Bandung

Fauzi. A; Songko.M.N; Siswanto.E. 2017. Analisis Pengaruh Jenis Bahan Bakar terhadap Penggunaan Hydrocarbon Crack System pada Emisi Gas Buang Engine Stand Tipe 5K. Prosiding Seminar Nasional XII “Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi 2017 Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta.

Hidayat, Wahyu. 2012. Motor Bensin Modern. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Ikhsan.M. 2013. Pengaruh Jumlah Katalisator Pada Hydrocarbon Crack System (HCS) Dan Jenis Busi Terhadap Daya Mesin Sepeda Motor Yamaha Jupiter Z Tahun 2008, Surakarta : FKIP-UNS


Jama, Jalius. dan Wagino. 2008. Teknik Sepeda Motor jilid 2. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan

Leiwakabessy. A.Y. 2010. Kaji Teoritik Pengaruh Variasi Penggunaan Tipe Busi Terhadap Kinerja Motor Jupiter Mx 135cc. Fakultas Teknik UNPATI. Ambon

Machmud S; Surono, U.B; Sitorus. L. 2013 Pengaruh Variasi Unjuk Derajat Pengapian Terhadap Kerja Mesin. Jurnal Teknik Vol. 3. No.1. April 2013

Mahandri, CP. 2010. Fenomena flame lift-up pada pembakaran premixed gas propana. Jakarta: Universitas Indonesia.
Putra, D.R. (2009). Kajian Eksperimental Pengaruh Penggunaan Gas Hasil Elektrolisis terhadap Unjuk Kerja Motor Diesel. Jurnal Jurusan Teknik. Sistem Perkapalan, FTK-ITS 5 (1), 12.

Rein G. 2006. Introduction to smouldering combution. Edinburgh: University of Edinburgh.

Sihana. 2010. Analysis of thermal system. Jogjakarta: Universitas Gajah Mada.

Sugiyono. 2001. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfa Beta.

Suyanto, Wardan. 1989. Teori Motor Bensin. Jakarta: P2LPTK.

Toyota Astra Motor. 1996. New Step 1 Training Manual. Jakarta: PT. Toyota Astra Motor.

Toyota Astra Motor. 1993. Step 2 Engine Group. Jakarta: PT. Toyota Astra Motor.
Abstract viewed = 85 times
PDF downloaded = 29 times