ANALISIS PENGARUH TEKANAN REFRIGERANT TERHADAP KINERJA SISTEM AIR CONDITIONER 1/2 PK
Main Article Content
Abstract
Air Conditioner merupakan seperangkat alat yang mampu mengkondisikan suhu ruangan sesuai yang kita inginkan, terutama mengkondisikan suhu ruangan menjadi lebih rendah suhunya dibanding suhu lingkungan sekitarnya. Pendinginan ruangan ialah proses pengaturan suhu serta kelembapan dan kualitas udara pada suatu ruangan agar tercapai kenyamanan termal. Analisis pengaruh tekanan refrigeran terhadap kinerja sistem Air Conditioner split konvensional sangat penting untuk memahami bagaimana parameter ini mempengaruhi efisiensi dan kinerja keseluruhan dari sistem pendingin udara tersebut. Kinerja mesin pendingin dapat dilihat dari jumlah nilai COP yang didapat, semakin tinggi nilai maka semakin bagus mesin memanfaatkan daya listrik untuk melakukan pendinginan sehingga listrik menjadi lebih hemat. Sebaliknya, jika nilai COP yang didapat rendah maka daya listrik tidak dimanfaatkan dengan baik sehingga listrik menjadi lebih boros. Pada tekanan yang sama tetapi jika berbeda suhu, nilai kinerja atau COP dapat memiliki nilai yang berbeda dengan nilai COP yang telah di dapat sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas mesin pendingin bagus. Untuk menghasilkan kinerja mesin agar selalu bagus maka perlunya perawatan mesin. Mengisi refrigerant jika refrigerant telah berkurang, dan disarankan mengisi refrigerant hanya dengan refrigerant jenis R-32 karena jenis AC ini hanya menyarankan refrigerant jenis ini.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
LPPM Politeknik Katolik Saint Paul Sorong
How to Cite
References
Fungsi Komponen Pada AC. Wordpress.com.
Martin, L. K., Iskandar, H., & Hermanto (2018). Eksperimental Kinerja Sistim Refrigerasi Air Conditioner Split Terhadap Parameter Pengujian Dengan Kombinasi Pemanfaatan Dan Pemasangan Water Heater Listrik. Jurnal Teknik Mesin Universitas Tridanti Palembang.
Drs. Sumanto, MA. 2004. Dasar-dasar Mesin Pendingin. Penerbit Andi. Yogyakarta.
Stoecker, Wilbert F & Jones, Jerold W. 1992. Refrigerasi Dan Pengkondisian Udara. Penerbit Erlangga, Jakarta.
Astu Pudjanarsa dan Djati Nursuhud, 2008. Mesin Konversi Energi, Andi, Yogyakarta.
Eko Budiyanto,2016. Hubungan Tegangan Input Kompresor dan Tekanan Refrigrant Terhadap COP Mesin Pendingin .Metro
Petrus Doni Pelatin, Abdul Kodir Albahar . 2016 Pengaruh Tekanan Freon Pada Sistem AC (Air Conditioner) Terhadap Konsumsi Listrik. Yogyakarta.
Stoecker, WJ. Alih bahasa Suparman Hara; 1992. Refrigerasi dan Pengkondisian Udara. Edisi kedua, Erlangga, Jakarta.