STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH PENAMBAHAN POLYESTER DENGAN KADAR 1%-12% TERHADAP KUAT TEKAN BETON

Main Article Content

Johan Budianto
Abdus Syukur Hasani
Bimo Bayu Aji
Chuzaeni Chuzaeni
Imtad Durohman

Abstract

Perkembangan pembangunan di Indonesia berkembang sangat cepat dan pesat hal ini dikarenakan semakin banyaknya pertumbuhan laju penduduknya, maka dari itu pembangunan gedung dan rumah tinggal juga mengalami perkembangan yang pesat. Dalam pembangunan tersebut biasanya menggunakan struktur beton bertulang. Namun seiring kemajuan teknologi untuk meningkatkan mutu beton semakin bayak peneliti melakukan penelitian, dengan mengggunakan bahan tambah, salah satu bahan tambah yang digunakan dalam pembuatan beton antara lain resin polyester.
Pada penelitian ini peneliti melakukan penelitian atau mengembangkan inovasi tentang beton dengan menggunakan bahan tambah resin polyester yang memiliki karakteristik sedikit kental dan berwarna merah sehingga diharapkan dapat menambah kuat tekan beton. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui mutu dan kualitas beton khususnya untuk kuat tekan beton yang menggunakan bahan tambah berupa resin polyester. Penelitian ini dilakukan dengan cara membuat benda uji berupa silinder yang ditambahkan dengan resin polyester sebesar 1% - 12%. Jumlah benda uji yang dibuat sebanyak 3 silinder beton normal dan 3 silinder beton setiap persentase 1% - 12%. Pembuatan benda uji ini dilakukan di Laboratorium Teknologi Bahan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta. Sedangkan pengujian sample benda uji dilakukan di Laboratorium Universitas Gadjah Mada. Langkah yang dilakukan dalam penelitian ini antara lain persiapan alat dan bahan, setelah itu melakukan perencanaan atau mix design yang mengacu pada SNI 03-2834-2000. Kemudian dilakukan perawatan selama 28 hari dan dilakukan pengujian.
Dari hasil pengujian kuat tekan beton didapatkan nilai rata-rata sebesar 20,75 MPa untuk beton normal, 13,68 MPa untuk beton resin 1%, 14,15 MPa untuk beton resin 2%, 20,56 MPa untuk beton resin 3%, 22,64 MPa untuk beton resin 4%, 18,85 MPa untuk beton resin 5%, 17,52 MPa untuk beton resin 6%, 15,97 MPa untuk beton resin 7%, 14,89 MPa untuk beton resin 8%, 11,97 MPa untuk beton resin 9%, 12,42 MPa untuk beton resin 10%, 11,19 MPa untuk beton resin 11%, 11,03 MPa untuk beton resin 12%. Dari hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan dilakukanya penambahan resin polyester terhadap beton normal mengalami kenaikan untuk kuat tekanya pada persentase 4%.

Article Details

How to Cite
Budianto, J., Hasani, A., Aji, B., Chuzaeni, C., & Durohman, I. (2020). STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH PENAMBAHAN POLYESTER DENGAN KADAR 1%-12% TERHADAP KUAT TEKAN BETON. Jurnal Karkasa, 6(1), 17-21. https://doi.org/10.32531/jkar.v6i1.202
Section
Articles

References

Abdus Syukur Hasani. (2019). Tugas Akhir: Studi Eksperimental Pengaruh Polyester Dengan Kadar 1%, 2%, 3%. Program Studi Teknik Sipil, Universitas Teknologi Yogyakarta.
Badan Standarisasi Nasional Indonesia.. (1982). Persyaratan Umum Bahan Bangunan di Indonesia (PUBI-1982) Pasal 11 tentang Batu Alam. Jakarta:BSN.
Badan Standarisasi Nasional Indonesia.. (1982). Persyaratan Umum Bahan Bangunan di Indonesia (PUBI-1982) Pasal 11 tentang Pasir. Jakarta:BSN.
Bimo Bayu Aji. (2019). Tugas Akhir: Studi Eksperimental Pengaruh Polyester Dengan Kadar 10%, 11%, 12%. Program Studi Teknik Sipil, Universitas Teknologi Yogyakarta.
Bunga, Alwi, Ilham, Tudjono. (2003). Tugas Akhir: Studi Eksperimental Pengaruh Penambahan Resin Pada Agregat Kasar Terhadap Kekuatan Beton. Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro.
Chuzaeni. (2019). Tugas Akhir: Studi Eksperimental Pengaruh Polyester Dengan Kadar 7%, 8%, 9%. Program Studi Teknik Sipil, Universitas Teknologi Yogyakarta.
Evander Tandean. (2017). Tugas Akhir: Pengaruh Penggunaan Zat Epoxy Terhadap Beton Normal Dengan Bahan Tambah Kaca Sebagai Subtitusi Agregat Halus. Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Imtad Durohman. (2019). Tugas Akhir: Studi Eksperimental Pengaruh Polyester Dengan Kadar 4%, 5%, 6%. Program Studi Teknik Sipil, Universitas Teknologi Yogyakarta.
Joksan, Hasti, Surya. (2015). Tugas Akhir: Pengaruh Resin Epoksi Terhadap Mortar Polimer Ditinjau Dari Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, Daya Serap Air Dan Scanning Electron Microscope. Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Lampung.
Katalog SHCP, General Purpose Polyester Laminating Resins 2668 WNC, Singapore Highpolymer Chemical Products Pte Ltd.
Reni, Yusri, Yulius, Johan, Yandri. (2017). Tugas Akhir: Pengaruh Penggunaan Resin Epoksi Pada Campuran Beton Polimer Yang Menggunakan Serbuk Gergaji Kayu. Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Indonesia Toraja.
Shinta Marito Siregar. (2009). Tesis: Pemanfaatan Kulit Kerang Dan Resin Epoksi Terhadap Karakteristik Beton Polimer. Sekolah Pascasarjana, Universitas Sumatera Utara, Medan.
SNI 03-2834-2000. (2000). Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal. Bandung:Badan Standarisasi Nasional
SNI 03-2847-2002. (2002). Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung. Bandung:Badan Standarisasi Nasional
SNI 1974:2011. (2011). Cara Uji Kuat Tekan Beton Dengan Benda Uji Silinder Beton. Bandung:Badan Standarisasi Nasional
SNI 2493:2011. (2011). Tata Cara Pembuatan Dan Perawatan Benda Uji Beton Di Laboratorium. Bandung:Badan Standarisasi Nasional
SNI 7656:2012. (2012). Tata cara pemilihan campuran untuk beton normal, beton berat, dan beton massa. Bandung:Badan Standarisasi Nasional
Tjokrodimulyo, K. (1996). Syarat Gradasi Buiran. Yogyakarta:Biro Penerbit Keluarga Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Gajah Mada.
Tjokrodimulyo, Kardiyono. (1996). Teknologi Beton. Yogyakarta:Biro Penerbit Keluarga Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Gajah Mada.
Widodo, Slamet. (2003). Modul Bahan Bangunan II. Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta.
Abstract viewed = 35 times
PDF downloaded = 16 times