Fuzy Logic PENERAPAN FUZZY TSUKAMOTO SEBAGAI PENGENDALI SUHU DAN KELEMBAPAN PADA MESIN INKUBASI TELUR ASIN PUYUH PENERAPAN FUZZY TSUKAMOTO SEBAGAI PENGENDALI SUHU DAN KELEMBAPAN PADA MESIN INKUBASI TELUR ASIN PUYUH

Main Article Content

dian efytra yuliana

Abstract

Telur puyuh memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Salah satu upaya untuk mengawetkan telur segar diantaranya membuang bau amis telur, mencegah masuknya mikroba yang menyebabkan pembusukan serta menciptakan rasa yang khas yaitu dengan cara pengasinan. Cara yang dilakukan masyarakat yang mempunyai usaha pembuatan telur asin masih menggunakan cara tradisinal, yaitu pengasinan menggunakan adonan bata merah yang dibumbuhi garam ataupun merendam telur dengan larutan garam, dengan cara tersebut membutuhkan waktu proses penggaraman yang memakan waktu 7 sampai 10 hari. Untuk mempercepat proses penggaraman telur asin diperlukan penambahan proses inkubasi dengan suhu 40ᴼC - 50ᴼC didalam kotak pemanas, namun dengan cara ini hasil yang dicapai masih belum maksimal. Hal ini disebabkan suhu pada proses inkubasi masih kurang stabil, karena suhu lingkungan sekitar juga sangat berpengaruh pada proses inkubasi. Maka dari itu dibuatlah sistem pengendali suhu dan kelembapan pada mesin telur asin menggunakan mikrokontroler arduino uno, sensor DHT22 untuk pendeteksi sekaligus pengendali suhu dan kelembapan didalam kotak inkubasi dan fan dc untuk mengurangi suhu jika terlalu panas, lcd untuk menampilkan suhu dan kelembapan dan lampu sebagai  sebagai pemanasnya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah proses penggaraman yang ditambahkan dengan proses inkubasi melalui pengendali suhu menggunakan mikrokontroler didapatkan hasil telur asin yang lebih masir hanya dengan 1 hari proses penggaraman.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
yuliana, dian. (2023). Fuzy Logic PENERAPAN FUZZY TSUKAMOTO SEBAGAI PENGENDALI SUHU DAN KELEMBAPAN PADA MESIN INKUBASI TELUR ASIN PUYUH. Electro Luceat, 9(1), 87 - 94. https://doi.org/10.32531/jelekn.v9i1.627
Section
Articles

References

[1] D. Utami Nur Indah Sari, I. Bambang Hidayat, and I. Sjafril Darana, “DETEKSI KESEGARAN DAN KUALITAS TELUR BERDASARKAN METODE COLOR MATCHING DAN TEMPLATE MATCHING DETECTION FRESHNESS AND QUALITY EGGS WITH COLOR MATCHING AND TEMPLATE METHOD,” 2019.
[2] P. Wulandari, F. Helmiah, and R. Rohminatin, “Penerapan Metode Trend Moment Untuk Prediksi Permintaan Telur Ayam,” Building of Informatics, Technology and Science (BITS), vol. 4, no. 2, pp. 454–466, Sep. 2022, doi: 10.47065/bits.v4i2.2057.
[3] A. A. Hanifah, H. Amalia, M. Nurhayani, I. Hartati, and B. Paramaeshela, PENGARUH PROSES PENGGARAMAN TRADISIONAL TERHADAP RASIO KEKERASAN DAN KEMASIRAN TELUR ASIN. 2019.
[4] Efytra D. Februari. Penerapan Metode waterfall Pada Pengendali Penerangan Ruangan Berbasis Fuzy Logic. Fokus Elektroda, Vol. 07 No.1 Hal. 46-50, 2022
[5] N. Hasanah, N. Dwi Wahyono, and A. Marzuki Jurusan Peternakan Politeknik Negeri Jember JlMastrip no, “TEKNIK MANAJEMEN PENETASAN TELUR TETAS AYAM KAMPUNG UNGGUL KUB DI KELOMPOK GUMUKMAS JEMBER,” 2021, doi: 10.32503/fillia.v4i1.413.
[6] S. Zainudin, S. R. Taha, S. Fathan, Y. Pateda, and E. J. Saleh, “PENINGKATAN POPULASI TERNAK AYAM KAMPUNG MELALUI TEKNIK PENETASAN DI KELURAHAN WUMIALO, GORONTALO,” 2022.
[7] E. Mulyati Effendi, I. Pratama, J. Subagja, P. Studi Biologi, and B. Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar Bogor, “TEKNIK INKUBASI TELUR MENGGUNAKAN SISTEM TRAY BERTINGKAT UNTUK MENINGKATKAN DAYA TETAS TELUR IKAN SEMAH (Tor douronensis),” 2019.
[8] D. E. Yuliana, “Temperature And Humidity Control Based On Quail Eggs,” JEEMECS (Journal of Electrical Engineering, Mechatronic and Computer Science), vol. 3, no. 2, Aug. 2020, doi: 10.26905/jeemecs.v3i2.4354.
[9] R. Nur et al., “PENGATUR SUHU, KELEMBABAN, DAN INTENSITAS CAHAYA PADA KUMBUNG JAMUR TIRAM MENGGUNAKAN IOT,” 2021.
[10] A. M. Khafi, D. Erwanto, and Y. B. Utomo, “Sistem Kendali Suhu Dan Kelembaban Pada Greenhouse Tanaman Sawi Berbasis IoT,” 2019.
Abstract viewed = 73 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 47 times