TRANSPOR SEDIMEN PADA SUNGAI GAJAH WONG DI KOTA YOGYAKARTA

Main Article Content

Ratna Septi Hendrasari
Adeska Adeska

Abstract

Transpor sedimen di sungai merupakan proses alami yang terjadi secara berkelanjutan. Besarnya transport sedimen dipengaruhi oleh karakteristik aliran dan material yang dibawa. Adanya transport sedimen, dapat menyebabkan terjadinya perubahan morfologi sungai. Hal ini dapat mempengaruhi kegiatan pemanfaatan sungai tersebut. Lokasi penelitian berada di ruas Sungai Gajah Wong Yogyakarta. Sungai ini melewati pemukiman padat penduduk. Selain itu, di pinggiran sungai, banyak berdiri bangunan rumah warga dengan gang-gang sempit. Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel sedimen dasar untuk selanjutnya dilakukan pengujian berat jenis, void ratio, porosity dan gradasi butiran. Pengambilan sampel dilakukan di ruas sungai Gajah Wong yang berada di belakang Taman Cendekia Gambiran. Pengujian sampel dilakukan di Laboratorium Mekanika Tanah Universitas Gadjah Mada. Besarnya transport sedimen dihitung dengan menggunakan Metode Meyer Peter Muller. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa besarnya transpor sedimen yang terjadi pada aliran sungai Gajah Wong adalah 1,5265x10-4 m3/s.

Article Details

How to Cite
Hendrasari, R., & Adeska, A. (2022). TRANSPOR SEDIMEN PADA SUNGAI GAJAH WONG DI KOTA YOGYAKARTA. Jurnal Karkasa, 8(2), 63-68. https://doi.org/10.32531/jkar.v8i2.575
Section
Articles

References

Achmad, Nizar, "Persamaan Angkutan Sedimen Sungai”, 2011.

Hermawan, A., dan Afiato, E. N., “Analisis Angkutan Sedimen Dasar (Bed Load) Pada Saluran Irigasi Mataram Yogyakarta”, Teknisia, 20-30, 2021.

Hendrasari, R. S., “Model Aliran Steady Non Uniform (Studi kasus pada sungai Bedog Daerah Istimewa Yogyakarta)”, Inersia: Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur, 8(1), 2012.

Oktavia, S.R., dkk., “Kajian Laju Angkutan Sedimen Dasar Pada Sungai Pondo – Poboya”, Stabilita: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 7(3), 2019.

Tangkudung, H., “Pengukuran kecepatan aliran dengan menggunakan pelampung dan current meter”, Tekno, 9(55), 2011.
Abstract viewed = 405 times
PDF downloaded = 415 times