Model Penilaian Kapasitas Knowledge Konstruksi Berkelanjutan Pada Konteks Energi Pada Perusahaan Jasa Konstruksi di Indonesia

Main Article Content

Arman Jayady
http://orcid.org/0000-0001-8585-8580
Yusverison Andika

Abstract

Konstruksi berkelanjutan bermakna kreasi hingga pengoperasian sebuah lingkungan terbangun yang sehat berdasarkan desain ekologi serta sumber daya termasuk enerji yang efisien. Di Indonesia keseriusan pemerintah dalam mendukung implementasi konstruksi berkelanjutan semakin besar. Hal tersebut nampak dari masuknya isu konstruksi berkelanjutan dalam blue print Agenda Konstruksi Indonesia 2030. Namun, keseriusan pemerintah tersebut adalah mustahil tanpa didukung oleh kesiapan perusahaan jasa konstruksi, khususnya kesiapan kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan (sustainability construction knowledge) pada konteks energi pada suatu perusahaan jasa konstruksi. Pertanyaannya adalah seberapa besar kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan pada konteks energi pada perusahaan jasa konstruksi di Indonesia saat ini. Sebelum menjawab kuriositas tersebut maka kebutuhan model penilaian yang bersifat aplikatif yang berguna untuk menilai kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan pada konteks energi pada suatu perusahaan jasa konstruksi di Indonesia adalah penting. Namun, sebagai tahap awal, penelitian terhadap model penilaian yang tersusun atas beberapa komponen model yang bersifat skematik adalah sangat mendesak, sehingga studi ini berfokus dalam mengembangkan model penilaian kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan pada konteks energi pada suatu perusahaan jasa konstruksi di Indonesia yang tersusun atas beberapa komponen model dan bersifat skematik. Penelitian ini diinisiasi dengan eksplorasi literatur dalam memperoleh model-model acuan, pengembangan model konseptual penilaian, pengembangan komponen model penilaian, hingga pengujian validitas komponen model penilaian. Cut-off method dengan melibatkan academic experts dan practitioner experts digunakan dalam proses validasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan terdapat total 26 indikator valid yang juga sebagai komponen model dari model penilaian kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan pada konteks energi pada suatu perusahaan jasa konstruksi di Indonesia. Hasil penelitian ini merupakan pijakan robust untuk penelitian lanjutan dalam mengembangkan model penilaian yang bersifat aplikatif (praktis) dalam bentuk instrumen penilaian dan formula matematika dalam menilai kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan pada konteks energi pada suatu perusahaan jasa konstruksi di Indonesia.
Kata kunci : knowledge konstruksi berkelanjutan, efisiensi energi, perusahaan jasa konstruksi, Indonesia

Article Details

How to Cite
Jayady, A., & Andika, Y. (2018). Model Penilaian Kapasitas Knowledge Konstruksi Berkelanjutan Pada Konteks Energi Pada Perusahaan Jasa Konstruksi di Indonesia. Jurnal Karkasa, 4(1), 33-42. https://doi.org/10.32531/jkar.v4i1.120
Section
Articles
Author Biographies

Arman Jayady, Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Dosen dan Peneliti pada Jurusan Teknik Sipil Politeknik Katolik Saint Paul Sorong  

Yusverison Andika, Politeknik Saint Paul Sorong

Dosen Peneliti  Program Studi Diploma IV Teknik Sipil-Politeknik Saint Paul Sorong

References

Abduh, M., Ervianto, W.I., Chomistriana, D., dan Rahardjo, A. (2014): Green construction assessment model for improving sustainable practices of the Indonesian government construction project, Proceeding 22nd Annual of Conference of the International Group of Lean Costruction 2014, ed. Calsas & Smith, Vol. 2, Oslo, Norwey, 111 – 122.

Ali, H.H., dan Nsairat, S.F.A. (2009): Developing a green building assessment tool for developing countries – case of Jordan, Building and Environment, 44, 1053 – 1064.

Argote, L., dan Ingram, P. (2000): Knowledge transfer : a basis for competitive advantage in firms, Organizational Behavior and human Decisions Process, 82, 150 -169.

Arnold, A.G. (2008): Development of a mehod for recording energy costs and uses during the construction processs, doctor dissertation, Texas A&M University.

Babbie, E. R. (2007): The practice of social research, Thomson Learning Inc., USA, 1 – 511.

Baldor (2005): Energy managament best practices peak shaving generators, Baldor Electric Company.

Banihashemi, S., Husseini, M.R., Golizadeh, H., dan Sankaran, S. (2017): Critical success factors (CSFs) for integrating of sustainability into construction project management practices in developing countries, International Journal of Project Management, http://dx.doi.org/10.1016/j.ijproman.2017.0 1.014.

Brelade, S., dan Harman, C. (2003): A practical guide to knowledge management, Thorogood, UK, 1 – 104.

Burnett, J. (2007): City buildings – eco-labels and shades of green, Landscape and Urban Planning, 83, 29 – 38.

Chini, T. C. (2005): Effective knowledge transfer in multinational corporations, Palgrave Macmillan, New York, 1 – 148.

Conceil International du Batiment (1994): Proceeding of the first international conference of sustainable construction, CIB (Conseil International du Batiment), Task Group 16 Gainsvelle, FL. Connaway, S. L., dan Powell, R. R. (2010): Basic resarch methods for librarians, Libraries Unlimited An Imprint of ABCCLIO, Santa Barbara, 52.
Abstract viewed = 186 times
PDF downloaded = 56 times