PENGGUNAAN DATA HISTORIS KLIMATOLOGI DALAM PERAMALAN GELOMBANG LAUT DI PERAIRAN SORONG PROVINSI PAPUA BARAT

Main Article Content

William David Tan Bembuain
Muh. Akhsan Samaila

Abstract

Gelombang merupakan salah satu parameter penting yang perlu diketahui dan diperhitungkan. Itulah sebabnya diperlukan pendataan gelombang sebagai parameter dalam merencanakan bangunan pantai. Sayangnya, pengambilan data gelombang di laut secara langsung memiliki tingkat kesulitan teknis yang tinggi dan biaya operasional yang mahal. Itulah sebabnya diperlukan peramalan gelombang laut dengan data angin. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui tinggi, periode, dan arah gelombang maksimum yang terjadi di perairan Sorong, khususnya Sorong Barat, 2) Untuk mengetahui tinggi, periode, dan arah gelombang dominan yang terjadi di perairan Sorong Barat. Pada penelitian ini digunakan peramalan gelombang dengan metode hindcasting dan analisis berdasarkan Shore Protection Manual 1984 dan dilanjutkan dengan perhitungan periode ulang menggunakan metode distribusi Fisher Tippet Type -1 dan metode Weibull. Hasil penelitian ini menujukkan tinggi gelombang maksimum selama 10 tahun terakhir setinggi 1,13 meter dengan periode gelombang 4,7 detik yang terjadi pada bulan Januari dan berasal dari arah Barat. Sedangkan tinggi gelombang dominan berasal dari arah Selatan dengan persentase kejadian sebesar 79,1 % yang terjadi pada bulan Agustus, dan tinggi puncak pada periode ulang 100 tahun dengan metode Fisher setinggi 1,31 meter dengan periode selama 4,85 detik. Sedangkan untuk metode Weibull diperolehkan tinggi gelombang setinggi 1,37 meter dengan periode 4,93 detik.

Article Details

How to Cite
Bembuain, W., & Samaila, M. (2022). PENGGUNAAN DATA HISTORIS KLIMATOLOGI DALAM PERAMALAN GELOMBANG LAUT DI PERAIRAN SORONG PROVINSI PAPUA BARAT. Jurnal Karkasa, 8(2), 16-24. https://doi.org/10.32531/jkar.v8i2.579
Section
Articles

References

A. Nugraha, "Peramalan Gelombang Dengan Metode SPM dan Darbyshire yang Divalidasi Dengan Data Altimetri di Pantai Monse, Pulau Wowonii Sulawesi Tenggara," Bandung, Seminar Nasional dan Diseminasi Tugas Akhir, 2021.

A. Priatna, "Model Distribusi Kecepatan Angin untuk Peramalan Gelombang Menggunakan Metode Darbyshire dan SPM di Perairan Sorong, Papua Barat," Bandung, Seminar Nasional dan Diseminasi Tugas Akhir , 2021.

CERC, Shore Protection Manual Volume I, Washington, US Army Coastal Engineering Research Center,1984.

CERC, Shore Protection Manual Volume II, Washington, US Army Coastal Engineering Research Center, 1984.

C. Paotonan, "Analisis Karakteristik Dan Kala Ulang Gelombang Di Perairan Selatan Pulau Bali," Makassar, Journal Unhas, 2020.

Kuswartomo, "Prediksi Tinggi Gelombang Berdasarkan CERC (SPM 1984) Di Pantai Baru, Bantul, Daerah istimewa Yogyakarta," Jurnal UMS, 2021.

Muliadi, "Penentuan Parameter Weibull Untuk Mendapatkan Desnsitas Daya Angin Di kawasan Blang Bintang Aceh Besar," Banda Aceh, Universitas Iskandar Muda, 2021.

Purwanto, "Analisis Peramalan dan Periode Ulang Gelombang di Perairan Bagian Timur Pulau Lirang, Maluku Barat Daya," Indonesian Journal of Oceanography, Februari 2020.

Sofwatillahi, "Perbandingan Peramalan Gelombang dengan Metode Groen Dorrestein dan Shore Protection Manual di Merak-Banten yang di Validasi dengan Data Altimetri," Bandung, Jurnal Online Institut Teknologi Nasional, 2016.
Abstract viewed = 447 times
PDF downloaded = 844 times