Joint Operation Dalam Studi Kualitatif

Arman Jayady

Abstract


Formasi joint operation (JO) antara perusahaan jasa konstruksi asing dan perusahaan jasa konstruksi lokal bukanlah bentuk kemitraan yang baru di Indonesia. JO telah diimplementasi di Indonesia melalui regulasi pemerintah sejak tahun 1991. Melalui formasi JO perusahaan jasa konstruksi lokal diharapkan mampu meningkatkan kapasitas internalnya sehingga dapat meningkatkan daya saing perusahaan jasa konstruksi lokal baik pada pasar domestik maupun global. Data yang dihimpun dari sumber terkait menunjukkan bahwa adanya tren peningkatan proyek konstruksi yang diselenggarakan melalui formasi JO di Indonesia. Hampir tiga dekade JO diimplementasi, namun hingga kini belum diperoleh kejelasan terhadap varian JO yang ada di Indonesia. Untuk memenuhi kuriositas tersebut, penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengeksplorasi varian JO dan karakteristiknya di Indonesia. Studi kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur face to face dilakukan dalam penelitian ini dengan melibatkan beberapa praktisi berpengalaman dan berkompeten sehubungan JO di Indonesia. Hasil studi menunjukkan bahwa teridentifikasi dua varian JO bila ditinjau dari perspektif pengendalian proyek dan tiga varian JO bila ditinjau dari perspektif pengelolaan modal kerja.


Keywords


Sipil; konstruksi; manajemen; joint operation, joint venture, varian, Indonesia

Full Text:

 Subscribers Only

References


Babbie, E.R. (2007). The Practice of Social Research. 11th Edition, Thomson Wadsworth, Thomson Learning Inc., USA.

Bailey, K. (1994). Methods of Social Research, 4th Edition, The Free Press, Simon and Schuster Inc.,1230 Avenue New York, USA.

Creswell, J.W. (2010). Research Design: Qualitative, Quantitaive, and Mixed Methods Approaches, SAGE Publications Inc., 2455 Teller Road, Thousand Oaks, California 91320.

Dalle, G., & Pots, K. (1999). Joint Ventures in the Construction Industry, RICS Research Foundation, UK.

Hovenkamp, H. (2009). The Antitrust Enterprises: Principle and Excecution, Havard University Press, USA.

Jayady, A., Pribadi, K.S., Abduh, M., & Bahagia, S.N. (2017). “Model Penilaian Keberhasilan Transfer of Knowledge pada Joint Operation antara Perusahaan Jasa Konstruksi Asing dan Perusahaan Jasa Konstruksi Lokal”, Disertasi Doktor, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Indonesia.

Jayady, A., Pribadi, K.S., Abduh, M., & Bahagia, S.N. (2013). “Perkembangan Joint Operation di Indonesia”, Prosiding : Seminar Nasional Teknik Sipil IX, Institut Teknologi Sepuluh November – Surabaya, 9 February 2013

Jayady, A., Pribadi, K.S., Abduh, M., & Bahagia, S.N. (2013). “A Study of Joint Operation Scheme in Indonesia”, Prosiding : The 6TH Civil Engineering Confrence in The Asian Region, 20-22 Agustus 2013.

Kartiawan, I., Al Katuuk, Kamajaya., & Soenardji, H.N. (2010). Wajah Jasa Konstruksi Indonesia, Gramedia Pustaka Utama, Indonesia.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. (2011). Tinjauan ekonomi dan keuangan-sinergi pembangunan imfrastruktur. Edisi 02 Februari 2011.

Kementerian Pekerjaan Umum RI. (1991). Tentang perizinan perwakilan perusahaan jasa konstruksi asing. No. 50/PRT/1991.

Kementerian Pekerjaan Umum RI. (2006). Tentang perizinan perwakilan badan usaha jasa konstruksi asing. No. 28/PRT/M/2006.

Kementerian Pekerjaan Umum RI. (2011). Pedoman persyaratan pemberian izin perwakilan badan usaha jasa konstruksi asing. No. 05/PRT/M/2011.

Kementerian Pekerjaan Umum RI. (2014). Pedoman persyaratan pemberian izin perwakilan badan usaha jasa konstruksi asing. No. 10/PRT/M/2014

Gutterman, A. (2002): A Short Course in International Joint Ventures : Negotiating, Forming and Operating the International Joint Venture, World Trade Press.

Naoum, S.G. (2007): Dissertation Research and Writing for Construction Students, Butterworth-Heinemann is an imprint of Elsevier, 2nd Edition, Burlington, USA.

Nash, D.J. (2009). Sustainable critical infrastructure systems: a framework for meeting 21st century, National academic press. P. Vii, 5-7.

Presiden Republik Indonesia. (1994). Undang-Undang Republik Indonesia nomor 7 tahun 1994 tentang pengesahan agreement establishing the world trade Organization.

Presiden Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia nomor 25 tahun 2007 tentang penanaman modal.

Sekaran, U. (2003). Research Methods for Business – A Skill building Approach, Souther Illinois University at Carbondale, John Wiley & Sons Inc., USA.

Sridharan, G. (1995). Determinants of Joint Venture Performance in the Construction Industry: Cases from the Mass Rapid Transit Project in Singapore, University of London, UK.

UNIDO (2008). Patterns of Internationalization for Developping Country Enterprizes, United Nation Industrial Development Organization, UNIDO publication.

Wallace, R. (2004). Strategic Partnerships: An Entreprenuers’s Guide to Joint Venture and Alliances, DearBorn Trade Publishing, Chicago.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.