KAJIAN KERENTANAN PADA SEKTOR KONSTRUKSI DALAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA GEMPA BUMI

Main Article Content

Muhammad Heri Zulfiar
http://orcid.org/0000-0002-2685-8342
Arman Jayady
http://orcid.org/0000-0001-8585-8580

Abstract

Ancaman bencana dikombinasikan dengan pertumbuhan di sektor konstruksi menimbulkan permasalahan kerentanan bangunan. Hal ini ditandai dengan meningkatnya jumlah dan skala kerusakan akibat bencana., khususnya bencana akibat gempa bumi. Cara membangun yang salah, baik dari segi perencanaan dan perancangan maupun dari segi pelaksanaan dan pengawasannya dapat menghasilkan infrastruktur yang rentan terhadap bencana. Penulisan ini adalah hasil dari penelitian pendahuluan disertasi, berupa identifikasi kerentanan mulai dari tahap gagasan sampai dengan operasional dan perawatan. Metode identifikasi kerentanan menggunakan teknik Delphi, yaitu melalui kuisioner yang dilakukan secara langsung maupun menggunakan media internet (via email), verifikasi dilakukan melalui wawancara mendalam secara berulang (iterasi) dan validasi dengan pendekatan FGD yang diwakili oleh stakeholder pada sektor konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi kegagalan dapat terjadi pada tahapan-tahapan konstruksi melalui tinjauan aspek teknis, sosial budaya, politik dan ekonomi, diharapkan hasil penelitian dapat dikembangkan untuk membangun konstruksi Indonesia agar mampu berperan positif dalam mengurangi risiko bencana dan berkontribusi positif terhadap seluruh upaya penanggulangan bencana di Indonesia

Article Details

How to Cite
Zulfiar, M., & Jayady, A. (2018). KAJIAN KERENTANAN PADA SEKTOR KONSTRUKSI DALAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA GEMPA BUMI. Jurnal Karkasa, 4(1), 21-27. https://doi.org/10.32531/jkar.v4i1.93
Section
Articles
Author Biography

Arman Jayady, Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Dosen dan Peneliti pada Jurusan Teknik SipilPoliteknik Katolik Saint Paul Sorong

References

Barret P, (2005). Revaluing Construction - A Global CIB Agenda, International Council for Research and Innovation in Building and Construction (CIB), ROTTERDAM, The Netherlands

Department of Public Works and Highways Philippines, (2007). Towards Mainstreaming Disaster Risk Reduction into the Planning Process of Road Construction.

Designing for Disaster: Partnering to Mitigate the Impact of natural Disasters. industry Council for the Built environment White Paper. 2010. Diakses tanggal 16 Juni 2012 dari http://construction.com/events/2011/mitigatingdisaster/NBMWhitePaper.pdf

Duwadi, S.R (2010). Hazard Mitigation R&D Series : Article 1 : Taking a Key Role in Reducing Disaster Risks. FHWA Publication Public Roads Vol. 73 No. 6

Ishikawa, Kaoru (1990); (Translator: J. H. Loftus); Introduction to Quality Control; 448 p; 3A Corporation, Tokyo

Jayady, A., Pribadi, K.S., Abduh, M., & Bahagia, S.N. (2017). “Success Indicators of Knowledge Transfer for the Transferee on the Construction Joint Venture in Indonesia”, Prosiding konferensi internasional: The Third International Conference on Sustainable Infrastructure and Built Environment (SIBE-2017), p. 479-497, ITB, Bandung, Indonesia.

Jayady, A. (2017). “Joint Operation dalam Studi Kualitatif”, Jurnal Karkasa, Vol. 3.1, Politeknik Katolik Saint Paul Sorong, Indonesia.

Jayady, A., Pribadi, K.S., Abduh, M., & Bahagia, S.N. (2013). “A Study of Joint Operation Scheme in Indonesia”, Prosiding : The 6TH Civil Engineering Confrence in The Asian Region, 20-22 Agustus 2013.

Jayady, A., Pribadi, K.S., Abduh, M., & Bahagia, S.N. (2013). “Perkembangan Joint Operation di Indonesia”, Prosiding : Seminar Nasional Teknik Sipil IX, Institut Teknologi Sepuluh November – Surabaya, 9 February 2013

Jayady, A., Pribadi, K.S., Abduh, M., & Bahagia, S.N. (2017). “Model Penilaian Keberhasilan Transfer of Knowledge pada Joint Operation antara Perusahaan Jasa Konstruksi Asing dan Perusahaan Jasa Konstruksi Lokal”, Disertasi Doktor, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Indonesia.

Kasim, Muslim. 2010. Getar Episentrum di Ranah Minang : Penanganan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Gempa Bumi di Kabupaten Padang Pariaman. Penerbit Indomedia Global. Jakarta.

Lee Bosher, Andy Dainty, Patricia Carrillo, Jacqueline Glass and Andrew Price Bosher (2008), A proactive multi-stakeholder approach to attaining resilience in the UK, i-Rec 2008, diunduh 1 April 2012, www.resorgs.org.nz/irec2008/Papers/Bosher.pdf

Malalgoda, C., Amaratunga, D., Pathirage, C. (2010), Exploring Disaster Risk Reduction in the Built Environment, diunduh 1 April 2012, usir.salford.ac.uk/9769/1/1614.pdf

Ofori G.(2002), Construction Industry Development for Disaster Prevention and Response, diunduh 1 April 2012, www.grif.umontreal.ca/pages/i-rec%20papers/ofori.pdf

Prawiradisastra, Suryana et al. 2009. Laporan Rapid Assessment Bencana Gempabumi Dan Bencana Kolateral Longsor Dan Kebakaran Di Sumatera Barat 30 September 2009. sirrma.bppt.go.id

Pribadi K.S. , Maryani A., (2006) Konstruksi dalam Perspektif Penanganan Bencana di Indonesia, in Annon., (2006) Konstruksi Indonesia 2006, Membangun Daya Saing Bangsa, BPKSDM Dep PU.

Rencana Penanggulangan Bencana Provinsi Sumatera Barat 2008-2012. Diunduh 3 Mei 2012 dari http://bencana.bappenas.go.id

Sato, Yukiya., Keiichi Kitazume, Kazuaki Miyamoto. Quantitative Risk Analysis Of Road Projects Based On Empirical Data In Japan. Journal of the Eastern Asia Society for Transportation Studies, Vol. 6, pp. 3971 - 3984, 2005

Suraji A.Ed., (2010). Konstruksi Indonesia 2030, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional, ISBN 978-979-26-5736-4

Zulfiar, M.H., Jayady, A., dan Saputra, N.R.J. (2018). “Kerentanan Bangunan Rumah Cagar Budaya Terhadap Gempa di Yogyakarta”, Jurnal Karkasa, Vol. 4.1, Politeknik Katolik Saint Paul Sorong, Indonesia.
Abstract viewed = 91 times
PDF downloaded = 46 times