STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN MATERIAL ABU BATU QUARRY PII

Main Article Content

Imam Trianggoro Saputro
Oktavianus Klau Bria
Magdafenta Simanjuntak

Abstract

Pada saat melakukan perencanaan perkerasan suatu jalan maka daya dukung tanah adalah salah satu parameter yang menentukan. Kualitas daya dukung tanah dapat diketahui dengan pengujian California Bearing Ratio (CBR). Tanah lempung merupakan salah satu jenis tanah yang memiliki daya dukung yang rendah karena memiliki kembang susut yang tinggi. Oleh karena itu usaha perbaikan sifat tanah dilakukan untuk meningkatkan daya dukungnya. Pada penelitian ini, metode perbaikan daya dukung tanah lempung dilakukan melalui penambahan material abu batu sebagai bahan stabilisasi yang diperoleh dari salah satu quarry yang terletak di kota Sorong.Variasi penambahan abu batu pada tanah lempung sebesar 0%, 10%, 20% dan 30% terhadap berat kering tanah. Dari hasil pengujian yang dilakukan berurutan sesuai penambahan variasi abu batu di atas maka diperoleh nilai CBR sebesar 1.6%, 1.7%, 2.61%, dan 3%.  Besar peningkatan CBR pada variasi penambahan abu batu sebanyak 10%, 20% dan 30% berturut-turut sebesar 6.25%, 63,12% dan 87.50% dari variasi normal. Oleh karena itu, maka dapat disimpulkan bahwa abu batu dapat digunakan untuk stabilisasi tanah lempung dimana semakin besar penambahan material abu batu ke dalam tanah lempung maka daya dukung tanahnya menjadi meningkat.

Article Details

How to Cite
Saputro, I., Bria, O., & Simanjuntak, M. (2020). STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN MATERIAL ABU BATU QUARRY PII. Jurnal Karkasa, 6(1), 6-11. https://doi.org/10.32531/jkar.v6i1.213
Section
Articles

References

AASHTO. (1990). 15th edition. Standard specification for Transportation materials and methods of sampling and testing. America
ASTM Standard C-127. (2001). Standard Test Method for Density, Relative Density (Specific Gravity), and Absorption of Coarse Aggregate, (ASTM C127 -01) (2001 ed.). West Conshohocken, PA, USA: ASTM International
Canonica, Lucio, (1991), Memahami Mekanika Tanah. Angkasa. Bandung.
Ferdian, F., Jafri, M., & Iswan, I. (2015). Pengaruh Penambahan Pasir terhadap tingkat kepadatan dan daya dukung tanah lempung organik. Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain, 3(1),145-156.
SNI 03-1744-1989. Metode Pengujian CBR Laboratorium. Badan Standar Nasional Indoesia. Jakarta
SNI 03-1967-1990. Metode Pengujian Kadar Lumpur Untuk Agregat Halus”.Badan Standar Nasional Indoesia. Jakarta
SNI 03-3422-1994. Metode Pengujian Batas Susut Tanah. Badan Standar Nasional Indoesia. Jakarta
SNI03-6371-2000.Tata Cara Pengklasifikasian Tanah dengan Cara Unifikasi Tanah. Badan Standar Nasional Indoesia. Jakarta
Terzaghi, K., Peck, R. B., (1987), Mekanika Tanah Dalam Praktek Rekayasa. Penerbit Erlangga, Jakarta.
Yasruddin, Y., Rahman, F., & Sari, A. K. (2018). Pemanfaatan Abu Terbang Dan Abu Batu Stone Crusher Sebagai Filler Pada Lapis Beton Semen Pondasi Bawah (Cement Treated Subbase/Ctsb). Info-Teknik, 18(2), 271-288.
Abstract viewed = 12 times
PDF downloaded = 17 times